Percetakan Murah Buku dengan Sistem POD
Jika Anda mencari percetakan murah buku atau penerbit buku dengan sistem Print on Demand (POD), Anda bisa mendapatkan beberapa keuntungan selain hemat.
Naskah Anda belum lolos di penerbit buku? Anda bisa memilih penerbit buku atau percetakan murah yang menggunakan sistem Print On Demand (POD). POD artinya buku diterbitkan sesuai kemampuan penulis. Jumlah buku yang dicetak bisa mulai dari satu eksemplar, hingga tidak dibatasi banyaknya. POD memang tidak seperti sistem cetak offset, di mana harus ada batas minimal cetak buku 1000 eksemplar.
Keuntungan menerbitkan Print On Demand memberikan tawaran lain. Jika buku laku banyak, maka keuntungan yang diperoleh penulis jauh lebih banyak. Keuntungan semua masuk ke penulis, tanpa dipotong ini dan itu. Berikut beberapa keuntungan sistem POD, di mana dari segi keuntungan yang diperoleh lebih mengiurkan dan menjanjikan.
1. Efektif dan Efisien Secara Operasional
1. Efektif dan Efisien Secara Operasional
Kekhasan Print on Demand adalah percetakan murah buku ketika ada pesanan. Cara ini dianggap lebih efektif dan efisien dari banyak segi. Mulai dari penghematan waktu, bahan baku, dan hemat secara tempat. Seperti kita tahu, kelemahan penerbit mayor adalah banyak buku yang tersimpan di gudang. Selain memerlukan tempat, secara otomatis akan membebankan biaya sewa tempat.
Kelebihan lain POD adalah kita tidak perlu menjalani birokrasi. Tulisan tidak perlu diseleksi dalam waktu panjang. Dari segi waktu misalnya, tulisan yang dikirimkan ke penerbit buku mayor membutuhkan proses paling cepat tiga bulan. Beda lagi penerbit yang menggunakan sistem POD yang hanya dua minggu bisa terbit.
Jika penerbit buku mayor memperhatikan jenis tulisan, gagasan yang disampaikan, dan membatasi isi naskah. Maka, sistem POD tidak demikian. Apapun ide dan gagasan yang ingin penulis sampaikan ke pembaca bisa tetap kita diterbitkan. Tingkat kepuasaan yang diperoleh pun sesuai dengan keinginan penulis. Tidak dapat dipungkiri bahwa tidak selamannya menerbitkan ke penerbit buku mayor memuaskan. Seperti yang dilansir oleh terbitinkarya.com, dipaparkan bahwa ada penulis kecewa setelah naskahnya diedit oleh editor kemudian memilih menerbitkan naskahnya secara indie.
2. Biaya Cetak Menyesuaikan Kemampuan Penulis
2. Biaya Cetak Menyesuaikan Kemampuan Penulis
Tidak dapat dipungkiri bahwa menerbitkan buku membutuhkan modal, baik modal keterampilan dan nonmaterial. Masyarakat banyak beranggapan bahwa percetakan murah buku di penerbit mayor jauh lebih menguntungkan. Sebenarnya, anggapan tersebut tidak selamannya benar. Ketika naskah diterima oleh penerbit mayor, pihak penulis ‘terlihat’ menguntungkan di depan karena penulis tidak diminta uang untuk biaya cetak. Lain dengan sistem POD, di awal penulis dibebankan biaya cetak, namun ketika buku sudah terjual, modal yang dikeluarkan juga akan kembali, dan keuntungan yang diperoleh lebih besar.
Uang yang penulis keluarkan juga terbilang meringankan karena biaya percetakan murah buku sesuai kemampuan seorang penulis. Jika mampu mencetak 10 buku, jumlah itulah yang dicetak. Sistem POD bagi penulis multitalenta tidak akan mengeluarkan banyak uang.
3. Lebih Dibebaskan untuk Cetak Ulang
3. Lebih Dibebaskan untuk Cetak Ulang
Dengan sistem POD, penulis bisa memesan untuk cetak ulang bukunya. Kapan saja buku bisa dicetak, selama penulis ingin tetap menerbitkan. Dan, selama penulis masih terikat kontrak sebagai penulis di penerbit buku terkait. Hak cipta sepenuhnya ada di tangan penulis. Penulis lebih bebas mencetak dan menjual ke mana saja. Penulis sebagai pilot. Penulis pula yang menentukan semua proses pemasaran.
4. Penulis Bisa Mendapatkan Keuntungan 100%
4. Penulis Bisa Mendapatkan Keuntungan 100%
Keuntungan menjadi penulis di percerakan murah buku dengan sistem POD adalah mendapatkan keuntungan lebih besar. Terutama bagi penulis yang memiliki kemampuan di bidang desain sampul, editing, distributor, dan marketing. Maka keuntungan penulis bisa 100%. Penulis mendapatkan upah sebagai penulis, sebagai distributor, dan sebagai marketing. Padahal, ketika kita menyerahkan kepada penerbit mayor, seorang penulis hanya mendapatkan haknya 8% sampai 10% dari hasil penjualan.
Itulah empat kelebihan percetakan murah buku secara POD. Apapun itu, keputusan kembali pada diri masing-masing. Semoga poin di atas mampu memberikan wacana, gambaran. Tulisan ini ditulis untuk membantu mencerahkan dan memberikan solusi alternatif untuk menerbitkan buku dengan mudah. Selamat berkarya!
[Els]
Referensi :
- http://pusat-desain-buku.blogspot.co.id/2012/02/print-on-demand.html, diakses pada hari Selasa, 17 Mei 2016, Pukul 10.25 WIB.
- http://pustakawanku.blogspot.co.id/2012/02/penerbitan-digital-menerbitkan-buku.html, diakses pada hari Rabu, 18 Mei 2016, Pukul 13.30 WIB.
- http://terbitinkarya.com, diakses pada hari Rabu, 18 Mei 2016, Pukul 14.00 WIB.
- http://terbitinkarya.blogspot.co.id/2013/11/kelebihan-dan-kekurangan-menerbitkan.html, diakses pada hari Rabu, 18 Mei 2016, Pukul 14.00 WIB.
Baca juga:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar